Diduga Langgar Prosedur, Pengiriman Trafo GITET Kalipuro Ganggu Akses Warga

Pengiriman Trafo GITET Kalipuro Ganggu Akses Warga

BANYUWANGI. Proses pengiriman trafo menuju proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) di Kecamatan Kalipuro kembali menjadi perhatian publik. Distribusi alat berat tersebut diduga tetap dilakukan meski izin dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali disebut belum diterbitkan.

Sebelumnya, pengiriman trafo proyek GITET sempat menjadi pembahasan setelah pihak vendor pelaksana, PT Bandar Indah Permata, dimintai klarifikasi terkait administrasi distribusi alat berat.

Baca juga:

Informasi terbaru menyebutkan, truk pengangkut trafo kembali melintas pada Rabu malam (20/5/2026) menuju lokasi proyek di wilayah Kalipuro.

Perwakilan BBPJN Jawa Timur–Bali, Dadang Sugeng Hariyadi, mengatakan hingga kini izin distribusi disebut masih belum keluar.

Baca juga:

“Kalau izin belum terbit tetapi kendaraan tetap berjalan, itu sudah masuk pelanggaran regulasi,” ujarnya.

Situasi kembali menjadi perhatian setelah kendaraan pengangkut trafo dilaporkan mengalami kendala di kawasan Jembatan Kalipuro pada Kamis pagi (21/5/2026). Truk disebut mengalami ban pecah dan sempat terhambat saat melintas sehingga memengaruhi aktivitas pengguna jalan di sekitar lokasi.

Baca juga:

Sementara itu, aparat Polresta Banyuwangi menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada surat izin jalan maupun permohonan pengawalan yang diterima pihak kepolisian.

“Secara administrasi sampai sekarang belum ada surat izin jalan yang masuk ke kami,” kata salah satu aparat kepolisian.

Baca juga:

Dalam proses distribusi muatan berat melalui jalur darat, dokumen administrasi dan pengawalan umumnya menjadi bagian dari mekanisme pengamanan perjalanan demi keselamatan pengguna jalan.

Di sisi lain, muncul informasi mengenai dugaan adanya pengawalan terhadap kendaraan pengangkut trafo oleh pihak tertentu. Namun hingga kini informasi tersebut masih belum dapat dipastikan secara resmi.

Baca juga:

Hingga berita ini diterbitkan, pihak vendor PT Bandar Indah Permata belum memberikan keterangan terkait proses pengiriman terbaru maupun kondisi kendaraan pengangkut trafo tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan