DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Suara Pecari, Solo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo mengungkap adanya tunggakan sewa Stadion Manahan oleh klub sepak bola Persis Solo senilai Rp 3,21 miliar. Tunggakan ini terjadi sejak tahun 2024 hingga 13 Oktober 2026, meliputi masa Persis Solo berlaga di Liga 1 dan Liga 2 musim 2026-2027.
Pengungkapan Tunggakan oleh DPRD Solo
Ketua Komisi IV DPRD Solo, Sugeng Riyanto, menyatakan bahwa tunggakan tersebut terungkap melalui hasil rapat kerja dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta. Akumulasi tunggakan beserta denda yang harus diselesaikan oleh manajemen Persis mencapai Rp 3,21 miliar.
Menurut Sugeng, Dispora telah mengirimkan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali kepada manajemen Persis, namun belum ada pelunasan maupun jawaban tertulis dari pihak klub. DPRD juga telah mengundang perwakilan Persis, namun yang datang bukan pihak yang berwenang memberikan keterangan terkait tunggakan tersebut.
Batas Waktu Pelunasan dan Komitmen Manajemen Persis
DPRD Solo memberikan batas waktu hingga akhir Desember 2026 agar seluruh tunggakan beserta denda dapat diselesaikan secara tuntas. Komisi IV meminta manajemen Persis untuk segera menyampaikan kepastian pembayaran secara formal.
Accounting Officer PT Persis Solo, Ferry Eko Kurniawan, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan tersebut. Namun, mengenai waktu dan skema pembayaran, manajemen masih perlu berkoordinasi dengan direksi dan komisaris klub.
Ferry menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengajukan surat resmi kepada Dispora yang memuat rencana pembayaran, baik secara bertahap maupun sekaligus, sesuai hasil koordinasi internal. Surat tersebut juga akan berisi jadwal pembayaran sebagai bentuk komitmen penyelesaian tunggakan.
Konteks dan Pentingnya Penyelesaian Tunggakan
Persis Solo merupakan klub sepak bola yang bermarkas di Stadion Manahan Solo. Pemanfaatan stadion ini menjadi bagian penting dalam aktivitas kompetisi klub, terutama saat berlaga di Liga 1 dan Liga 2. Adanya tunggakan sewa yang cukup besar berpotensi menimbulkan persoalan administratif dan keuangan bagi pengelolaan stadion maupun pemerintah kota.
Dengan adanya penegasan dari DPRD Solo dan komitmen manajemen Persis untuk menyelesaikan tunggakan, diharapkan hubungan antara klub dan pemerintah kota dapat terjalin kembali secara sehat dan profesional. Penyelesaian ini juga penting untuk memastikan kelangsungan penggunaan fasilitas stadion oleh Persis Solo di masa mendatang.
Perkembangan Terbaru
Sampai saat ini, manajemen Persis masih dalam tahap koordinasi internal untuk menentukan skema pembayaran tunggakan sewa. DPRD Solo tetap memberikan tekanan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan penyelesaian dapat terealisasi sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










