Pemerintah Kabupaten Bondowoso Siapkan Pupuk Gratis untuk Petani Tembakau
Suara Pecari | Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama DPRD setempat berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada petani tembakau melalui program bantuan pupuk gratis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, menyatakan bahwa bantuan ini ditujukan bagi petani yang memiliki lahan pertanian dengan ukuran tertentu, yakni maksimal 200 desiare.
Pemerintah daerah berupaya mendorong, membimbing, dan memotivasi petani agar dapat meningkatkan produktivitas tembakau di wilayah Bondowoso. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, target penerimaan negara dari cukai tembakau diperkirakan mencapai Rp336 triliun, jauh lebih besar dibandingkan dengan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hanya sekitar Rp80 triliun.
Bondowoso juga menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang dialokasikan untuk berbagai kepentingan masyarakat. Sebagian besar dana ini digunakan untuk program kesehatan gratis melalui BPJS Universal Health Coverage (UHC), di mana hampir 40 persen dari DBHCHT dialokasikan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Di tengah wacana pembatasan kadar tar dan nikotin pada produk tembakau, Dhafir mengingatkan pentingnya evaluasi yang mendalam agar tidak merugikan petani. Ia menekankan perlunya bimbingan kepada petani mengenai pola tanam yang dapat menghasilkan tembakau dengan kadar nikotin yang lebih rendah. “Kalau memang diperlukan evaluasi dan kajian, apalagi kalau sampai mematikan petani tembakau, perlu ada bimbingan kepada petani terkait pola tanam yang menghasilkan nikotin rendah,” jelasnya.
Dhafir juga menyatakan kesiapan DPRD untuk mendukung aspirasi petani tembakau, termasuk jika diperlukan dukungan resmi dari pemerintah daerah. “Kalau memang diperlukan tanda tangan Bupati sama Ketua DPRD, saya siap tanda tangan. Karena ini fakta, pendapatan negara terbesar dari cukai, tetapi jangan sampai mematikan para petani tembakau,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan para petani tembakau di Bondowoso dapat terus berproduksi dan menjaga keberlangsungan usaha mereka, sekaligus berkontribusi bagi pendapatan negara melalui sektor cukai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










