Prediksi IHSG Senin 3 Agustus: Berpotensi Menguat, Cermati 4 Saham Ini

Prediksi IHSG Senin 3 Agustus: Berpotensi Menguat, Cermati 4 Saham Ini

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, setelah mencatat penutupan positif di akhir pekan sebelumnya. Penguatan ini didukung berbagai sentimen positif dari kondisi ekonomi domestik dan pergerakan rupiah yang menguat.

IHSG ditutup pada level 6.234 pada penutupan perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, dengan koreksi tipis sebesar 0,02 persen akibat aksi ambil untung oleh investor. Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi sebesar Rp14,24 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,24 miliar saham. Meski terjadi tekanan jual, potensi rebound masih terbuka terutama jika IHSG mampu menembus resistance di kisaran 6.250 hingga 6.300.

Sentimen dan Kondisi Pasar

Penguatan rupiah hingga level Rp17.997 per dolar AS turut menopang pasar saham. Pelemahan harga minyak dunia mendorong penguatan mata uang Asia dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Dari sisi ekonomi domestik, indikator manufaktur Indonesia mencatat perbaikan dengan indeks PMI naik menjadi 50,2 pada Juli 2026 dari 46,9 bulan sebelumnya, dan inflasi melambat menjadi 2,88 persen secara tahunan. Neraca perdagangan juga menunjukkan perbaikan dengan defisit berkurang menjadi US$0,45 miliar pada Juni 2026.

Rekomendasi Saham yang Perlu Dicermati

Berdasarkan analisis dan riset dari beberapa sekuritas, terdapat empat saham unggulan yang direkomendasikan untuk diperhatikan oleh investor pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026:

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Direkomendasikan strategi trading buy dengan area beli antara 540-560 dan target harga di 595-605. Saham ini menunjukkan potensi penguatan meski masih ada tekanan jual.
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Disarankan untuk buy on weakness dengan posisi awal wave positif dan potensi kenaikan harga.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Saham di sektor tambang yang menarik untuk dicermati seiring tren penguatan sektor energi dan material.
  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB): Termasuk dalam rekomendasi saham yang potensial di sektor pertambangan, didukung oleh perbaikan kondisi pasar komoditas.

Pergerakan IHSG dan Sektor

Secara sektoral, IDX Cyclicals menjadi sektor dengan penguatan terbesar sebesar 1,64 persen, diikuti oleh IDX Healthcare dan IDX Basic Materials yang masing-masing naik 1,26 persen dan 0,50 persen. Sektor teknologi, properti, dan energi mengalami tekanan dengan penurunan masing-masing di kisaran 0,76 hingga 1,52 persen.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI menunjukkan sinyal pembalikan di area pivot, sementara histogram MACD masih bertahan di zona positif, sehingga potensi penguatan IHSG dalam jangka pendek tetap terbuka. Namun, investor disarankan berhati-hati mengantisipasi potensi koreksi jika IHSG gagal menembus resistance kuat di level 6.300.

Kesimpulan

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, dengan dukungan sentimen positif dari perbaikan ekonomi dan penguatan rupiah. Investor disarankan untuk mencermati saham-saham unggulan terutama di sektor tambang dan energi, serta memperhatikan level support dan resistance IHSG untuk mengelola risiko.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, strategi investasi yang bijak dan pemantauan terus-menerus terhadap pergerakan pasar menjadi kunci untuk memanfaatkan momentum penguatan IHSG.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *