Cirebon Bakal Punya Pelabuhan Perikanan Ramah Lingkungan, Serap 8.000 Pekerja

Cirebon Bakal Punya Pelabuhan Perikanan Ramah Lingkungan, Serap 8.000 Pekerja

Suara Pecari, Cirebon – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengembangkan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Cirebon, Jawa Barat, menjadi pelabuhan bertaraf internasional yang ramah lingkungan. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 8.000 tenaga kerja dan meningkatkan produksi perikanan hingga 32.000 ton per tahun.

Pengembangan Pelabuhan Perikanan Kejawanan

Upaya pengembangan PPN Kejawanan dilakukan dengan groundbreaking yang dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Cirebon Effendi Edo, serta perwakilan Islamic Development Bank (IsDB). Investasi yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 459 miliar dengan estimasi pembangunan selama dua tahun.

Fasilitas dan Kapasitas Baru

Setelah pengembangan, kapasitas kolam pelabuhan yang sebelumnya hanya mampu menampung 241 kapal akan bertambah menjadi 500 kapal. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas modern dan ramah lingkungan, antara lain:

  • Pemisahan zona bersih dan zona kotor
  • Gedung pelayanan dan pengajuan sertifikasi untuk meningkatkan daya saing produk perikanan
  • Penambahan dermaga, termasuk dermaga khusus untuk kapal tradisional
  • Tempat pelelangan ikan dengan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) modern
  • Kawasan usaha perikanan yang lengkap
  • Groin, rivetmen, dan breakwater untuk perlindungan area pelabuhan dari ombak dan abrasi

Dampak Ekonomi dan Sosial

Produksi pendaratan ikan di pelabuhan ini diperkirakan meningkat tajam dari 5.600 ton menjadi 32.000 ton per tahun. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga akan meningkat dari Rp 15 miliar menjadi Rp 53 miliar per tahun. Penyerapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 8.000 orang, meningkat signifikan dari kondisi saat ini yang hanya sekitar 2.900 pekerja.

Menteri Trenggono menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan ini akan mengatasi berbagai permasalahan perikanan, seperti kepadatan kapal di kolam pelabuhan dan meningkatkan daya saing produk perikanan lokal. Selain itu, pelabuhan ini akan memberikan akses bagi nelayan tradisional agar dapat bersaing secara lebih kompetitif.

Kontribusi terhadap Pariwisata dan Ekosistem Perikanan

Selain aspek ekonomi, pengembangan PPN Kejawanan juga diharapkan dapat meningkatkan citra pariwisata di Cirebon, khususnya wisata bahari. Pelabuhan yang bersih dan modern ini akan menjadi destinasi baru yang menarik bagi wisatawan.

Perwakilan Islamic Development Bank (IsDB) menyampaikan dukungan terhadap proyek ini sebagai bentuk komitmen dalam tata kelola sektor perikanan yang berkelanjutan di Indonesia. IsDB berharap pengembangan pelabuhan ini dapat membangun ekosistem perikanan yang kuat dan terintegrasi, mulai dari pendaratan ikan, pengolahan, logistik, hingga akses pasar domestik dan internasional.

Pusat Bisnis dan Ekspor Perikanan

Dengan fasilitas yang lengkap dan layanan one stop service, PPN Kejawanan akan menjadi pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor produk perikanan. Hal ini diharapkan dapat mendukung nelayan dan pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk di pasar global.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *