Malaysia Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Terkait Ekspektasi Tambahan Stok dari China
Suara Pecari – Pemerintah Malaysia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 22 Oktober 2026. Penurunan ini dipengaruhi oleh ekspektasi adanya tambahan pasokan BBM dari China serta produksi berkelanjutan dari negara-negara Asia lainnya yang mulai menekan harga produk minyak bumi di pasar regional.
Penurunan Harga BBM Nonsubsidi di Malaysia
Berdasarkan mekanisme Automatic Pricing Mechanism (APM), harga eceran BBM nonsubsidi di Malaysia mengalami penyesuaian sebagai berikut:
- BBM RON 97 turun sebesar 30 sen per liter, menjadi RM 4,80 per liter dari sebelumnya RM 5,10 per liter.
- BBM RON 95 turun sebesar 30 sen per liter, menjadi RM 4,32 per liter dari sebelumnya RM 4,62 per liter.
- Diesel nonsubsidi turun sebesar 10 sen per liter, menjadi RM 5,07 per liter dari RM 5,17 per liter sebelumnya.
Penetapan harga ini berlaku untuk periode 22 Oktober hingga 28 Oktober 2026.
Konteks dan Faktor Penyebab
Meski harga minyak mentah Brent masih tinggi di atas USD 100 per barel, harga produk minyak bumi hasil penyulingan di pasar regional mulai menurun. Penurunan harga produk ini dikaitkan dengan ekspektasi peningkatan pasokan dari China yang didukung oleh produksi yang terus berjalan dari beberapa negara Asia lainnya.
Kementerian Kewangan Malaysia menyatakan bahwa harga minyak dunia masih tinggi dan diperkirakan akan terus berfluktuasi akibat risiko gangguan pasokan yang diakibatkan oleh konflik geopolitik yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, penurunan harga BBM ini bersifat sementara dan mengikuti dinamika pasar global.
Subsidi BBM di Malaysia
Pemerintah Malaysia tetap mempertahankan subsidi untuk BBM jenis BUDI MADANI yang menggunakan RON 95 dan diesel. Berikut rincian harga subsidi:
- BBM subsidi RON 95 tetap dijual dengan harga RM 1,99 per liter, dimana pemerintah memberikan subsidi sebesar RM 2,33 per liter atau 54 persen dari harga nonsubsidi.
- BBM subsidi diesel dijual dengan harga RM 2,10 per liter, dengan subsidi pemerintah sebesar RM 2,97 per liter atau 59 persen dari harga nonsubsidi.
Subsidi diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat dan pembelian menggunakan MyKad dengan batas kelayakan bulanan yang diatur pemerintah.
Imbauan Penggunaan BBM yang Bijak
Walaupun pasokan bahan bakar di Malaysia saat ini mencukupi, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak guna menjaga kestabilan pasokan dan harga di masa mendatang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










