Houthi Dalam Sehari Saudi Lancarkan 26 Serangan ke Wilayah Yaman
Suara Pecari – Arab Saudi melancarkan 26 serangan dalam 24 jam terakhir ke wilayah Yaman yang dikuasai kelompok Houthi, memperburuk konflik yang telah berlangsung lama di negara tersebut.
Fakta Utama Serangan
Kelompok Houthi Yaman menginformasikan bahwa dalam sehari, tepatnya Jumat (19/9/2026), Arab Saudi melakukan 26 serangan udara ke berbagai daerah yang berada di bawah kendali Houthi. Dalam satu minggu terakhir, jumlah serangan Saudi mencapai 300 kali, menargetkan wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di seluruh Yaman.
Konteks Konflik
Perang antara Houthi dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional telah berlangsung sejak 2014, saat Houthi mengambil alih ibu kota Sanaa. Meskipun sempat mereda sejak 2022, konflik kembali meningkat pada Juli 2026.
Intervensi Arab Saudi sejak 2015 memperparah situasi dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan jutaan warga Yaman yang mengalami kesulitan pangan dan pengungsian massal.
Operasi Militer Terbaru dan Dampaknya
Bulan ini, Houthi melancarkan serangan kilat untuk menguasai seluruh pantai Laut Merah di Yaman, termasuk Selat Bab al-Mandab yang strategis. Kendali atas selat ini berdampak pada ekspor minyak Arab Saudi yang melewati jalur tersebut.
Meski Houthi menyatakan bahwa navigasi di selat Bab al-Mandab tetap terbuka kecuali untuk kapal Saudi, ekspor minyak Arab Saudi melalui jalur ini menurun sejak Juli 2026.
Krisis Kemanusiaan dan Pengungsian
Menurut PBB, pertempuran baru-baru ini telah menyebabkan lebih dari 112.000 orang mengungsi di dalam Yaman dan hampir 3.000 lainnya melarikan diri ke Djibouti melalui laut. Organisasi ini juga memperingatkan bahwa pada 2025, sekitar 17 juta orang Yaman akan mengalami kesulitan pangan, dengan satu juta menghadapi ancaman kelaparan ekstrem.
Kesimpulan
Serangan berkelanjutan dari Arab Saudi terhadap wilayah yang dikuasai Houthi memperparah konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun dan memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman. Situasi ini menuntut perhatian dan upaya penyelesaian dari komunitas internasional untuk mengurangi penderitaan warga sipil dan mengakhiri konflik yang berkepanjangan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










