Cerita Keluarga Soal Ledakan Maut di Bekasi Kompor Dinyalakan saat Cek Bau Gas
Suara Pecari, Bekasi – Sebuah ledakan maut terjadi di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat dini hari, 28 Agustus 2026. Ledakan yang diduga akibat kebocoran tabung gas elpiji ini menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya.
Kronologi Ledakan
<pMenurut keterangan keluarga korban, kejadian bermula saat Enah, pemilik rumah, hendak menghangatkan nasi sekitar pukul 04.30 WIB. Ia mencium bau gas dan mendengar suara nyaring dari tabung gas yang diduga bocor. Enah kemudian meminta anggota keluarga lain untuk memeriksa tabung tersebut.
Salah satu tabung gas dimasukkan ke dalam air untuk mendeteksi kebocoran, sementara Enah mencoba memeriksa tabung lain yang juga diduga bocor. Saat ruangan sudah penuh bau gas, kompor dinyalakan untuk menghangatkan nasi, yang kemudian memicu ledakan.
Kanah, anak Enah, mengatakan bahwa ledakan terjadi saat kompor dinyalakan di ruangan yang penuh bau gas. Ia sempat membuka pintu kamar dan melihat api membesar, lalu segera menutup pintu untuk mencegah api merembet ke bagian lain rumah.
Korban dan Penanganan
Enam orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Dua di antaranya, suami dan anak Enah bernama Deni Setiawan (36) dan Raihan Alfarizky (7), meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Empat korban lainnya yang mengalami luka bakar yaitu Enah, Aisyah Permata Sari, Bibi Setia Wulan, dan Amelia Putri masih dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit.
Warga sekitar, termasuk Aomdadang yang tinggal persis di depan rumah korban, berupaya membantu dengan memadamkan api dan mematikan aliran listrik untuk mencegah kebakaran meluas. Ia menemukan tabung gas 3 kilogram di dalam bak air yang disiram air untuk meminimalisir risiko kebakaran.
Penyelidikan dan Tanggapan
Kasat Reskrim Polres Bekasi, AKBP Jerico Chandra, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab ledakan. Keterangan saksi awal mengarah pada tabung gas sebagai sumber ledakan.
Kasus ini menjadi peringatan penting tentang bahaya kebocoran gas elpiji dan pentingnya prosedur keamanan saat mencium bau gas. Menghidupkan api di ruangan yang penuh gas sangat berisiko dan harus dihindari untuk mencegah ledakan serupa.
Pentingnya Keselamatan Penggunaan Gas Elpiji
- Selalu periksa kondisi tabung gas dan selang secara rutin.
- Jangan menyalakan api atau kompor saat tercium bau gas bocor.
- Jika tercium bau gas, segera buka jendela dan ventilasi ruangan.
- Gunakan air sabun untuk mendeteksi kebocoran pada tabung gas.
- Hindari penggunaan listrik atau perangkat yang menimbulkan percikan api saat tercium bau gas.
Peristiwa ledakan di Bekasi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti prosedur keselamatan dalam penggunaan tabung gas elpiji agar terhindar dari kecelakaan berbahaya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










