Pabrik Mebel Milik Keluarga Jokowi di Sragen Terbakar

Pabrik Mebel Milik Keluarga Jokowi di Sragen Terbakar

Suara Pecari, SragenKebakaran terjadi di pabrik mebel milik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), PT Rakabu Sejahtera, yang berlokasi di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, pada Selasa malam, 15 September 2026.

Fakta Terjadinya Kebakaran

Menurut Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, kebakaran bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat seorang karyawan melihat titik api di area mesin boiler pengering kayu. Api diduga dipicu oleh kebocoran pipa oli pada mesin oven pemanas kayu.

Awalnya, kobaran api kecil berhasil dipadamkan dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan jaringan hidran internal pabrik. Namun, dalam waktu singkat api membesar dan sulit dikendalikan hingga pengelola pabrik menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 22.43 WIB.

Upaya Pemadaman Kebakaran

Petugas Damkar segera menerjunkan personel dan armada unit pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam dengan menggunakan kurang lebih 14.000 liter air untuk mengendalikan api.

Meskipun kebakaran ini memicu kepanikan di antara para pekerja, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Latar Belakang Pabrik dan Dampak Kebakaran

PT Rakabu Sejahtera merupakan perusahaan manufaktur dan ekspor kayu mebel skala industri yang dirintis oleh Jokowi sejak tahun 1988. Setelah Jokowi memasuki dunia politik, pengelolaan perusahaan diserahkan kepada anggota keluarganya.

Kerugian materiil akibat kebakaran yang merusak mesin pengering kayu masih dalam proses perhitungan oleh pihak manajemen pabrik.

Signifikansi dan Konteks

Kebakaran ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aset milik keluarga Presiden Jokowi, sekaligus menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja dan pemeliharaan mesin pada industri manufaktur kayu. Kejadian ini juga mengingatkan perlunya kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kebakaran di lingkungan industri.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *