Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga

Suara Pecari, Jakarta – Operasi Patuh Jaya 2026 digelar oleh Polda Metro Jaya dengan pendekatan humanis dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Kepolisian tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga melakukan pembinaan dengan mendatangi langsung rumah warga dan sekolah pelanggar.

Pendekatan Humanis dalam Operasi

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menekankan pentingnya kepatuhan berlalu lintas yang lahir dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar karena takut ditilang. Oleh karena itu, polisi melakukan kunjungan ke rumah pelanggar berulang dan pengendara berisiko tinggi sebagai bagian dari pembinaan. Kunjungan ini dilakukan bersama Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).

Baca juga:

“Kunjungan ini bukan untuk mengintimidasi masyarakat, melainkan sebagai bentuk pembinaan,” ujar Dadang saat apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya pada Senin, 26 Oktober 2026.

Pelaksanaan dan Sasaran Operasi

Operasi Patuh Jaya berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selain pembinaan, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pelanggaran seperti tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, dan melawan arus.

Kapolda juga meminta jajarannya untuk memetakan titik rawan pelanggaran dan kecelakaan guna menentukan langkah penanganan yang tepat. Pengawasan terhadap tindakan petugas juga diperkuat melalui rekaman video dan pengawasan oleh Provos untuk menjaga transparansi dan profesionalisme.

Tujuan dan Harapan Operasi

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan sehari-hari. “Tertib berlalu lintas dimulai dari diri sendiri karena keselamatan kita juga menyangkut keselamatan orang lain,” ujarnya.

Baca juga:

Dengan pendekatan edukasi dan pembinaan, Operasi Patuh Jaya 2026 tidak hanya diharapkan mampu menekan angka pelanggaran selama operasi, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *