IHSG Turun 0,69% di Sesi I, Saham BBRI, BUMI, dan TPIA Ramai Dijual Asing

IHSG Turun 0,69% di Sesi I, Saham BBRI, BUMI, dan TPIA Ramai Dijual Asing

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,69% atau 45,04 poin ke level 6.480 pada sesi pertama perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/8). Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih saham senilai Rp 391,96 miliar hingga jeda siang hari.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dijual oleh investor asing dengan nilai mencapai Rp 160,84 miliar. Disusul saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 73,79 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 64,01 miliar.

Perdagangan dan Kinerja Sektor

Volume transaksi saham selama sesi pertama mencapai 24,79 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 1,39 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.406 triliun dengan total nilai transaksi mencapai Rp 9,02 triliun.

Sembilan dari sebelas sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan. Sektor kesehatan mengalami tekanan terdalam dengan penurunan sektoral sebesar 2,31%. Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun 4,35% ke harga Rp 2.200 setelah dikeluarkan dari indeks Small Cap oleh FTSE Russell pada review September 2026. Saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) masing-masing turun 2,54% dan 1,23%.

Penurunan Saham Bank Jumbo

Saham-saham bank besar juga mengalami koreksi pada sesi ini. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,55% ke Rp 6.350, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 2,17% ke Rp 3.160, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,71% ke Rp 4.190, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merosot 1,88% ke Rp 3.660.

Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi

Berdasarkan nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan nilai transaksi tertinggi sebesar Rp 526,97 miliar, diikuti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan Rp 468,39 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 330,64 miliar.

Kondisi Bursa Asia

Indeks pasar saham di kawasan Asia juga menunjukkan tren negatif pada hari yang sama. Indeks Nikkei Jepang turun 0,49% ke level 65.691, Shanghai Composite melemah 0,71% ke level 3.877, Kospi Korea Selatan turun tajam 3,05% ke level 6.702, dan Hang Seng juga turun 2,13% ke level 25.456.

Penurunan IHSG dan aksi jual saham oleh investor asing ini memberikan gambaran bahwa pasar saat ini sedang dalam tekanan negatif baik secara domestik maupun regional. Investor perlu memperhatikan dinamika ini sebagai bagian dari pengambilan keputusan investasi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *