2 Mahasiswa KKN Kepergok Mesum di Kantor PUTR Cianjur, Diserahkan ke Polisi

2 Mahasiswa KKN Kepergok Mesum di Kantor PUTR Cianjur, Diserahkan ke Polisi

Suara Pecari, Cianjur – Dua mahasiswa yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kepergok melakukan tindakan mesum di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur. Kedua mahasiswa tersebut kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Fakta Kejadian

Peristiwa ini terungkap pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB ketika seorang petugas keamanan yang sedang bertugas melihat kedua mahasiswa tersebut melakukan tindakan tidak senonoh. Awalnya, satpam mengira keduanya hanya berbicara biasa, namun ternyata mereka melakukan aksi seperti berpegangan tangan, mencium tangan, dan mengelus dagu di area yang masih ramai dan dekat dengan aktivitas warga.

Satpam bernama Haris kemudian menegur dan mengamankan keduanya karena khawatir mendapat reaksi negatif dari warga sekitar. Setelah dimintai keterangan, kedua mahasiswa mengaku sedang mengikuti program KKN di wilayah tersebut.

Tanggapan Warga dan Penanganan Polisi

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi posko KKN tempat kedua mahasiswa itu bertugas. Mereka meminta pihak kampus untuk membubarkan kegiatan KKN di lingkungan mereka karena tindakan tersebut sudah dilakukan dua kali, yaitu sekali di posko dan sekali lagi di depan Kantor PUTR.

Atas kejadian ini, kedua mahasiswa diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Cianjur dan selanjutnya diserahkan ke Satreskrim Polres Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Cianjur, Ipda Radhika, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Cianjur dan saat ini kedua mahasiswa masih dalam proses pemeriksaan.

Konteks dan Dampak

Peristiwa ini menimbulkan perhatian warga terkait perilaku peserta KKN yang seharusnya menjadi contoh dan berkontribusi positif di lingkungan masyarakat. Tindakan mesum di tempat umum dapat merusak citra program KKN dan menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat sekitar.

Pihak kampus diharapkan dapat memberikan pengawasan yang lebih ketat dan pembinaan kepada mahasiswa selama menjalani kegiatan KKN agar kejadian serupa tidak terulang dan program KKN dapat berjalan sesuai tujuan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *