Pelatihan Baznas Siak Dorong Mustahik Naik Menjadi Muzakki Mandiri

Pelatihan Baznas Siak Dorong Mustahik Naik Menjadi Muzakki Mandiri

Pemerintah Kabupaten Siak dan Baznas Gelar Pelatihan Wirausaha untuk Mustahik

Suara Pecari, Siak – Pemerintah Kabupaten Siak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Pelatihan Wirausaha Naik Kelas Z-Mart dan Z-Auto di Gedung Tengku Mahratu pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro penerima zakat (mustahik) agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan pada akhirnya berubah status menjadi muzakki, yaitu pembayar zakat.

Latar Belakang Program Z-Mart dan Z-Auto

Program Z-Mart dan Z-Auto merupakan inisiatif nasional Baznas RI yang dirancang untuk memperkuat usaha mikro milik mustahik. Di Kabupaten Siak, program ini dijalankan dengan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp12,5 juta kepada masing-masing dari 50 penerima, yang terbagi menjadi 25 peserta Program Z-Mart dan 25 peserta Program Z-Auto. Selain modal, peserta juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemampuan mengelola usaha dan memperluas peluang bisnis.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, dalam sambutannya menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan modal usaha yang diberikan Baznas tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas penerima manfaat sehingga usahanya berkembang secara berkelanjutan. “Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik pelaksanaan pelatihan bagi penerima Program Z-Mart dan Z-Auto. Saya berharap melalui pelatihan ini usaha bapak dan ibu semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga,” kata Syamsurizal.

Kronologi dan Detail Program

Pelatihan yang digelar selama satu hari ini diikuti oleh 50 peserta yang telah lolos verifikasi Baznas. Materi pelatihan mencakup manajemen keuangan, pemasaran digital, dan pengembangan produk. Berikut adalah rincian program:

ProgramJumlah PesertaBantuan Modal per PesertaTotal Bantuan
Z-Mart25 orangRp12.500.000Rp312.500.000
Z-Auto25 orangRp12.500.000Rp312.500.000
Total50 orangRp625.000.000

Dampak dan Implikasi Program

Program Z-Mart dan Z-Auto diharapkan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki dalam jangka panjang. Dengan modal dan pelatihan, para penerima diharapkan dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya mampu membayar zakat. Wakil Bupati Syamsurizal mengingatkan agar bantuan modal dimanfaatkan sesuai tujuan program. “Tambahan modal yang diberikan Baznas hendaknya benar-benar digunakan untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai dipakai untuk keperluan di luar usaha, karena tujuan program ini adalah membantu usaha masyarakat agar naik kelas,” ujarnya.

Dampak ekonomi dari program ini tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Dengan bertumbuhnya usaha mikro, akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian lokal. Selain itu, keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pengelolaan zakat produktif.

Perspektif Ahli dan Harapan ke Depan

Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis Bin Tatan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk memberdayakan mustahik secara berkelanjutan. “Apabila calon penerima memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan, maka bantuan modal usaha dapat diberikan,” jelas Samparis. Ia menambahkan bahwa Baznas akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap usaha para peserta.

Para peserta pelatihan menyambut antusias program ini. Salah satu peserta, Siti Aisyah, penerima bantuan Z-Mart yang berjualan sembako, mengaku sangat terbantu. “Dengan modal tambahan dan pelatihan ini, saya jadi lebih paham cara mengatur keuangan dan memasarkan barang. Semoga usaha saya semakin maju,” ujarnya.

Ke depan, Baznas Siak berencana memperluas program serupa ke lebih banyak mustahik. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Siak menjadi modal penting untuk kesuksesan program ini. Dengan sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat, diharapkan angka kemiskinan di Siak dapat terus menurun.

Pelatihan Wirausaha Naik Kelas Z-Mart dan Z-Auto bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Ketika mustahik mampu bangkit dan menjadi muzakki, itulah saatnya zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan yang efektif.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *