Kemenekraf dan iQIYI Jajaki Kerja Sama untuk Perkuat Konten Lokal Indonesia

Kemenekraf dan iQIYI Jajaki Kerja Sama untuk Perkuat Konten Lokal Indonesia

Suara Pecari | Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) sedang menjajaki kerja sama dengan iQIYI, platform hiburan digital asal Tiongkok, untuk memperkuat pengembangan konten lokal Indonesia dengan tujuan menembus pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan fokus pada subsektor film, animasi, video, serta konten digital yang berbasis pada cerita lokal. Ia menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif.

Teuku Riefky menambahkan bahwa kemitraan dengan platform global seperti iQIYI dapat membuka peluang bagi karya kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar internasional dan meningkatkan daya saing industri kreatif nasional.

Baca juga:

Selama audiensi dengan iQIYI, kedua belah pihak membahas pengembangan kapasitas talenta kreatif, distribusi karya ke pasar global, serta potensi kolaborasi di ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Baca juga:

“Ekonomi kreatif merupakan mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat menghadirkan transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas storytelling yang berbasis pada konten lokal,” ujarnya.

Baca juga:

iQIYI sendiri adalah platform hiburan digital yang menyediakan layanan video streaming, termasuk film, serial drama, variety show, anime, serta konten orisinal dari Asia. Untuk memperluas pasarnya di Indonesia, iQIYI telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan lokal, seperti Maxstream dan Vision+, dalam pengembangan konten lokal.

Baca juga:

Dinesh Ratnam, Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dengan basis penonton yang kuat dan talenta kreatif yang terus berkembang. “Kami ingin menjadi jembatan kolaborasi budaya dan industri dengan menghadirkan lebih banyak produksi lokal serta membuka peluang kerja sama bersama rumah produksi Indonesia,” ungkap Dinesh.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan