Rupiah Berpotensi Melanjutkan Penguatan Hari Ini

Rupiah Berpotensi Melanjutkan Penguatan Hari Ini

Suara Pecari | Nilai tukar rupiah diperkirakan akan melanjutkan penguatan dalam perdagangan hari ini, setelah mencatatkan penguatan sebesar 0,29 persen pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, menjadi Rp17.653 per dolar AS.

Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana, menyatakan bahwa rupiah diharapkan dapat terapresiasi dan diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.660 per dolar AS hari ini.

Penguatan rupiah ini terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin, menjadikannya 5,25 persen untuk bulan Mei 2026. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan potensi penguatan nilai tukar rupiah, terutama antara bulan Juli hingga Agustus, seiring dengan berkurangnya permintaan dolar AS di dalam negeri.

Baca juga:

Bank Indonesia juga mengisyaratkan kesiapannya untuk melakukan intervensi di pasar guna menstabilkan nilai tukar rupiah, baik di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, ada harapan positif terkait peningkatan supply dolar AS di dalam negeri, seiring dengan langkah pemerintah membentuk badan ekspor.

Baca juga:

Revisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026 juga diharapkan dapat mendongkrak ketersediaan dolar AS. Situasi global yang semakin membaik juga diperkirakan berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah. Fikri menambahkan bahwa pernyataan Presiden AS, Donald Trump, untuk membuka kembali negosiasi antara AS dan Iran memberikan sentimen positif di pasar.

Baca juga:

Secara keseluruhan, dengan beberapa faktor pendukung seperti kebijakan moneter yang ketat, intervensi Bank Indonesia, dan kondisi global yang membaik, prospek penguatan rupiah terlihat cukup menjanjikan.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan