HUT ke-26 Apkasi di Deli Serdang: Standar Baru Penyelenggaraan Event Nasional dan Dampak Ekonomi yang Signifikan

HUT ke-26 Apkasi di Deli Serdang: Standar Baru Penyelenggaraan Event Nasional dan Dampak Ekonomi yang Signifikan

Suara Pecari, Deli Serdang, Sumatera Utara – Rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang dipusatkan di Kabupaten Deli Serdang resmi berakhir pada Jumat, 3 Juli 2026. Acara yang berlangsung selama tiga hari, 1-3 Juli 2026, mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Apkasi. Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, menilai penyelenggaraan di Deli Serdang menjadi salah satu yang terbaik dan layak dijadikan tolok ukur bagi daerah penyelenggara berikutnya.

Apresiasi Tinggi dari Apkasi

Dalam sambutan temu pamit di Kantor Bupati Deli Serdang, Sarman Simanjorang menyatakan, “Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan Apkasi telah selesai. Koordinasi yang dibangun sangat responsif, komunikasinya juga berjalan dengan baik. Kalaupun ada kekurangan di lapangan, semuanya bisa diatasi dengan cepat.” Ia menegaskan bahwa dari sisi penyelenggaraan, HUT ke-26 Apkasi di Deli Serdang menjadi yang paling meriah. “Menurut kami, ini bisa menjadi standar dan contoh bagi tuan rumah berikutnya. Atas nama Apkasi, kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sehingga puncak HUT ke-26 Apkasi yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Deli Serdang dapat berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.

Rangkaian Acara yang Padat dan Strategis

Selama tiga hari, berbagai agenda strategis dan hiburan rakyat berhasil diselenggarakan, antara lain:

  • Welcome Dinner – Malam penyambutan yang hangat bagi seluruh peserta.
  • Forum Bisnis Daerah (Forbisda) – Ajang pertemuan para kepala daerah dan pelaku usaha untuk menjajaki kerja sama investasi.
  • Women’s Program – Program pemberdayaan perempuan yang diikuti oleh istri kepala daerah dan tokoh perempuan.
  • Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 – Ajang pencarian duta pariwisata dan budaya daerah.
  • Fun Walk – Kegiatan olahraga massal yang melibatkan masyarakat.

Sejarah Baru: Putri Otonomi Indonesia 2026 dari Deli Serdang

Deli Serdang juga mencatatkan sejarah baru dalam penyelenggaraan Putri Otonomi Indonesia. Untuk pertama kalinya, perwakilan tuan rumah berhasil meraih gelar juara. Yemima Mutiara Caren Sitanggang, putri asli Deli Serdang, berhasil menyabet mahkota Putri Otonomi 2026. “Sepanjang penyelenggaraan Putri Otonomi Indonesia, baru kali ini dalam sejarah daerah yang menjadi tuan rumah berhasil meraih gelar juara. Ini menjadi catatan yang sangat membanggakan bagi Deli Serdang,” ungkap Sarman.

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, bersyukur seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan HUT Apkasi bukan sekadar seremonial, melainkan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah—mulai dari kepala daerah, jajaran pemerintah, pelaku usaha, hingga tamu undangan—mendorong peningkatan okupansi hotel, aktivitas UMKM, sektor kuliner, transportasi, serta ekonomi kreatif. “Hotel, restoran, UMKM, transportasi, pelaku seni, hingga usaha kecil lainnya ikut merasakan dampak positif dari perputaran ekonomi selama HUT Apkasi berlangsung. Inilah yang kami harapkan dari setiap event nasional yang diselenggarakan di Deli Serdang,” ucap Asri.

SektorDampak
PerhotelanOkupansi hotel meningkat hingga 90% selama acara.
UMKMRatusan UMKM lokal mendapat pesanan dan peningkatan penjualan.
KulinerRestoran dan pedagang kaki lima mencatat kenaikan omzet 50-70%.
TransportasiJasa transportasi lokal, termasuk ojek online, mengalami lonjakan permintaan.
Ekonomi KreatifPelaku seni dan kreator konten mendapat kesempatan tampil dan berjejaring.

Kolaborasi dan Sinergi Pembangunan

Menurut Bupati Asri, Forbisda menjadi salah satu agenda yang paling diharapkan oleh para kepala daerah. “Terutama Forbisda yang saya dan kawan-kawan bupati lainnya merasa kegiatan tersebut sangat baik apabila lebih sering dilaksanakan. Daerah dapat saling mengenal potensi masing-masing, membangun kerja sama, dan saling belajar demi kemajuan bersama. Ini sejalan dengan tema Apkasi, ‘Satu Misi, Satu Aksi Membangun Negeri’,” kata Asri. Keberhasilan penyelenggaraan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan dari dunia usaha sebagai sponsor. Asri berharap Apkasi terus tumbuh menjadi organisasi yang mampu memperkuat kapasitas pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dan menjadi wadah kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Penutup Naratif

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom, menambahkan secara pribadi maupun atas nama masyarakat Deli Serdang, ia merasa bahagia dapat bekerja bersama tim-tim yang luar biasa. “Apabila dalam proses koordinasi, pelayanan yang kurang maksimal atau kurang berkenan di hati, kami menyampaikan permohonan maaf,” ujar Lom Lom. Dengan berakhirnya HUT ke-26 Apkasi, Deli Serdang tidak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga standar baru penyelenggaraan event nasional. Apresiasi dari Apkasi dan dampak ekonomi yang terasa langsung menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menciptakan perhelatan yang bermakna. Semoga semangat “Satu Misi, Satu Aksi Membangun Negeri” terus menginspirasi daerah-daerah lain untuk berkolaborasi demi kemajuan Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *